Kabar Berita 


PA- LPK MELAKSANAKAN PELANTIKAN PANITERA PENGGANTI

Lubukpakam, 9 Februari 2018, bertempat di Ruang Sidang Utama Pengadilan Agama Lubukpakam Kelas I B, dilaksanakan Pengambilan Sumpah dan Pelantikan Panitera Pengganti atas nama Hj. Helmiyah Hasibuan S.Ag. Berdasarkan Surat Keputusan Direktur Jenderal Badan Peradilan Agama Mahkamah Agung RI Nomor: 1509/DJA/KP.04.6/SK/12/2017 tanggal 7 Desember 2017 tentang Promosi dan Mutasi Kepaniteraan di Lingkungan Peradilan Agama. Sebelumnya Ibu Hj. Helmiyah Hasibuan S.Ag menjabat sebagai Panmud Permohonan Pengadilan Agama Rantauprapat Kelas I-B. Pengambilan Sumpah dan Pelantikan oleh Ketua Pengadilan Agama Lubukpakam Bapak Drs. H. Amir Hamzah, S.H. Setelah pelantikan dilanjutkan penandatanganan fakta Integritas oleh Panitera Pengganti yang baru dilantik.

                                            

Dalam acara tersebut hadir, Hakim, Pejabat Struktural dan Fungsional dan Pegawai serta tenaga Honor Pengadilan Agama Lubukpakam serta Ketua Dharma Yukti Karini Hj. Ris Inani Lubis dan Ibuk Wakil Ketua serta anggota yukti Karini PA- Lpk. Pada acara tersebut wakil Ketua tidak hadir karena melaksanakan tugas sidang di luar gedung di Kecamatan Hamparan Perak. Dalam sambutan Ketua PA-Lpk menyampaikan mewakili seluruh keluarga besar Pengadilan Agama Lubuk Pakam mengucapkan selamat mengemban tugas baru kepada Panitera Pengganti yang baru (Hj. Helmiyah Hasibuan, S.Ag). Dan berharap agar dapat bersinergi dalam tugas baru karena sudah dekat dengan keluarga. Dan berpesan kepada Panitera Pengganti yang baru dan kepada semua personil Pengadilan Agama Lubukpakam Kelas I B untuk bekerja sesuai dengan tugas pokok dan fungsi masing-masing baik itu kepaniteraan maupun kesekretariatan.

Kata Beliau “Peningkatan Kinerja berbasis Akreditasi Penjaminan Mutu menuju Peradilan Indonesia Yang Agung dan Modern” ini sangat relevan dengan kebijakan Mahkamah Agung RI karena Akreditasi ini merupakan salah satu Program Unggulan Mahkamah Agung RI.

Kata Ketua, bahwa yang diakreditasi bukan hanya sarana dan prasarana pengadilan akan tetapi yang lebih penting diakreditasi adalah batin para aparatur untuk berkinerja dengan baik memberikan pelayanan prima kepada masyarakat pencari keadilan. Untuk keberhasilan mempertahankan akreditas tersebut adanya komunikasi yang serius dan intensif antar pimpinan (Ketua, Wakil Ketua, Panitera dan Sekretaris serta seluruh Hakim, Pejabat Struktural dan Fungsional dan Tenaga Honor) dalam menerapkan dan melaksanakan kebijakan, jangan berjalan sendiri-sendiri.

Sementara itu, Sekretaris Mahkamah Agung RI H. Achmad Setyo Pudjo Harsoyo menyampaikan bahwa Kebijakan Mahkamah Agung tahun 2018 adalah tahun bersih-bersih. “Maksudnya adalah bahwa kita bertekad mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga peradilan dan menghentikan peristiwa-peristiwa yang mencemarkan nama baik peradilan” tegasnya. Dan tidak mentolelir jika ada aparatur Peradilan yang melakukan perbuatan tercela. Ia meminta kepada seluruh aparatur untuk melaksanakan aturan-aturan yang sudah ada, terlebih Peraturan Mahkamah Agung Nomor 7, 8 dan 9 Tahun 2017.

Acara tersebut ditutup dengan do’a oleh Drs. Syahminan Lubis, SH. Hakim PA Lubukpakam dan diakhiri ucapan selamat (Humas: Ahmadi Yakin Siregar)

  • selamat-saiful
  • selamat-muslih
  • selamat-rizal
  • ucapan-kpta
  • Duk-Ellyda
  • ucapan-waka-pta
  • ucapan-wisuda
  • duk-likwan
  • sel-rivai